Manado, FAJARMANADO.CO.ID
– Perhelatan sepak bola Liga 4 Sulawesi Utara yang dinanti-nantikan masyarakat pecinta olahraga mulai bergulir hari ini. Berbagai tim yang akan berlaga telah siap bertarung untuk meraih prestasi terbaik, dengan dukungan yang luar biasa dari berbagai kalangan untuk beberapa klub peserta.

Terpantau, tim seperti Persmin dan Persminsel mendapatkan perhatian khusus.
Untuk Tim Persmin ,Para pengusaha, Ketua DPRD sebagai Ketua KONi dan anggota dewan rakyat lainnya , hingga Bupati dan para birokrat ASN terlihat secara rutin memantau latihan setiap hari. Bahkan di Persmin, para Kepala Dinas dan anggota dewan ada bersama pemain di lapangan hingga latihan selesai, memberikan semangat dan motivasi langsung.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara telah melaksanakan peluncuran awal tim Persma Manado dalam acara yang terkesan mewah dan meriah. Langkah ini dilakukan karena Manado merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Utara, sehingga menjadi bagian dari komitmen provinsi untuk mengembangkan olahraga di pusat pemerintahan daerah. Namun, Gubernur sendiri menyatakan bahwa dirinya milik semua tim sepak bola peserta Liga 4 Sulawesi Utara, tidak hanya fokus pada satu klub saja.
Sayangnya, meskipun peluncuran Persma 1960 Manado mendapatkan perhatian dari tingkat provinsi, pihak pemerintah kota Manado dan seluruh anggota dewannya tidak ada kepedulian atau tidak mau memberikan dukungan apapun, baik pada saat persiapan tim dalam latihan juga dalam tahap persiapan menjelang pembukaan kompetisi hari ini.
Sejak awal launching hingga menjelang pembukaan hari ini, para birokrat, anggota dewan kota, dan bahkan pengusaha yang dulunya dikenal sebagai penggemar berat sepak bola dan memiliki hubungan erat dengan nama Persma 1960 Manado, tidak terlihat berpartisipasi aktif.
“Kesannya mereka tidak mau mengambil kepedulian dan perhatian terhadap tim kita sendiri,” ujar seorang pemerhati sepak bola asal Manado yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pembicaraan tentang kurangnya perhatian dari pihak pemerintah kota dan anggota dewan terhadap Persma 1960 Manado bahkan menjadi topik hangat di berbagai warung kopi di kota Manado. Masyarakat pecinta sepak bola mengharapkan agar para pemimpin daerah dan anggota dewan terhormat dapat ikut serta dalam membangkitkan semangat tim Persma Manado, memberikan dukungan dan motivasi yang dibutuhkan. Meskipun Gubernur telah memberikan dukungan yang merata untuk seluruh tim peserta dan meluncurkan Persma Manado sebagai tim dari ibukota provinsi, masyarakat berharap perhatian juga bisa tersalurkan secara spesifik untuk tim tuan rumah dari pihak pemerintah kota dan dewan yang seharusnya lebih dekat dengan perkembangan klub ini. Sangat disayangkan sekali bahwa dukungan dari tingkat provinsi belum diimbangi dengan perhatian dari pemerintah daerah setempat.
Apakah setelah pembukaan hari ini, pihak berwenang kota Manado akan mulai menunjukkan perhatian lebih kepada Persma Manado dan memberikan dukungan yang layak untuk tim tuan rumah?
