Pendidikan luar biasa siap pakai, ajak manfaatkan potensi lulusan sekolah kedinasan terbaik
JATINAGGOR – JAKARTA FAJARMANADO.CO.ID
– Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda resmi menyelesaikan studi doktoralnya dan meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta pada Rabu (4/3/2026). Ia sukses mempertahankan disertasi di Kampus Pascasarjana IPDN Cilandak, sekaligus mengajak seluruh Bupati dan Walikota di Sulawesi Utara untuk bersama-sama memfasilitasi dan mengoptimalkan peran para purna praja IPDN dalam pemerintahan daerah.
Selang hari berikutnya, Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey SSi, MAP menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Muda dan Alumni Kehormatan dari IPDN, yang diserahkan oleh Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi M.Si di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor. Bersama Bupati Joune, ia juga mengajak sesama pemimpin daerah di Sulut untuk memberikan kesempatan dan fasilitas bagi purna praja IPDN dalam jabatan pemerintahan.

Kedua bupati menekankan bahwa para lulusan IPDN merupakan hasil dari proses seleksi masuk yang sangat ketat, dengan persaingan kemampuan sumber daya manusia yang tinggi. Selama empat tahun pendidikan, mereka mendapatkan pembinaan disiplin yang ketat, yang tidak hanya mengajarkan manajemen pemerintahan secara konvensional, tetapi juga memacu kemampuan untuk menyelaraskan praktik pemerintahan dengan perkembangan teknologi digital terkini.

“Pencapaian gelar doktor ini semakin memperkuat keyakinan saya bahwa para lulusan IPDN memiliki kapasitas yang handal untuk mengisi berbagai jabatan strategis,” ujar Bupati Joune J.E. Ganda setelah proses pertahanan disertasi. “Saya mengajak seluruh Bupati dan Walikota di Sulawesi Utara untuk bersama-sama memfasilitasi para purna praja IPDN. Purna praja IPDN jangan dianggap seperti lulusan biasa – pendidikannya luar biasa, siap pakai tidak diragukan lagi kapasitas hasil pendidikan IPDN.”
Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas birokrasi daerah se-Sulawesi Utara dan memastikan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey dalam sambutannya saat menerima penghargaan menyampaikan bahwa komitmen untuk menggunakan potensi purna praja IPDN akan segera diwujudkan dalam kebijakan pemerintahan, dan mengajak sesama pemimpin daerah untuk mengikuti langkah serupa.
“Penghargaan ini menjadi amanah untuk segera mengangkat para purna praja IPDN ke berbagai lini jabatan penting,” jelas Bupati Robby. “Saya mengajak semua Bupati dan Walikota di Sulut untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada purna praja IPDN. Seleksi dan pendidikan yang mereka jalani membuat mereka siap untuk membawa perbaikan signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Purna praja IPDN bukanlah lulusan biasa – pendidikan yang mereka terima sangat komprehensif dan terstruktur dengan baik, menjadikan mereka siap pakai dengan kapasitas yang tidak perlu diragukan lagi.”
Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi mengapresiasi langkah kedua bupati tersebut dan menyatakan dukungan penuh bagi upaya para pemimpin daerah di Sulawesi Utara yang ingin memanfaatkan potensi purna praja IPDN.
“Proses seleksi masuk IPDN yang sangat kompetitif dan kurikulum yang terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi digital menjadikan para purna praja siap untuk memberikan kontribusi terbaiknya,” ujarnya. “Kami siap bekerja sama dengan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Utara yang ingin memfasilitasi dan mengangkat para lulusan IPDN. Benar bahwa purna praja IPDN tidak bisa dianggap sama dengan lulusan umum – pendidikan kami dirancang secara khusus untuk menghasilkan aparatur pemerintah yang siap pakai dengan kapasitas yang teruji.”
Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara Dr. Drs. Arnold Poli, SH, MAP mengungkapkan bahwa banyak putra-putri Sulawesi Utara yang telah menyelesaikan pendidikan di IPDN dan siap untuk mengabdi di daerah masing-masing. “Selama empat tahun, mereka diajarkan untuk mengintegrasikan manajemen pemerintahan dengan inovasi digital, sehingga mampu memberikan solusi yang efektif bagi berbagai permasalahan daerah. Pendidikan di IPDN memang luar biasa, menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan praktis yang siap diterapkan langsung di lapangan,” tambahnya.
Bupati Joune J.E. Ganda didampingi oleh keluarga dan perwakilan jajaran Pemkab Minahasa Utara saat pertahanan disertasi, sedangkan acara penganugerahan bagi Bupati Robby dihadiri oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, Ketua DPRD Minahasa Drs. Robby Longkutoy, serta jajaran pemerintah daerah.
Kedua bupati menyatakan bahwa kebijakan penggunaan dan fasilitasi purna praja IPDN akan segera dituangkan dalam peraturan daerah, dan siap berbagi pengalaman dengan sesama Bupati dan Walikota di Sulawesi Utara yang ingin melakukan langkah serupa.
