FAJARMANADO.CO.ID
– Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah mengalami sakit, pada Selasa (4/3/2026). Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh otoritas Iran, yang juga menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari.
Khamenei telah memegang jabatan Pemimpin Tertinggi Iran sejak tahun 1989, menggantikan pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Selama lebih dari tiga dekade, ia menjadi figur sentral dalam politik dan kehidupan keagamaan di Iran, serta memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah.
Menurut informasi yang diterima, jenazah Khamenei akan dimakamkan di kota suci Mashhad, yang terletak di timur laut Iran. Kota ini merupakan lokasi Makam Imam Reza, salah satu tempat suci terpenting bagi umat Syiah di seluruh dunia. Persiapan untuk pemakaman telah dimulai sejak kabar meninggalnya Khamenei dikonfirmasi.
Prosesi pemakaman akan dimulai dari ibu kota Teheran sebelum jenazah dibawa ke Mashhad. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara, ribuan personel keamanan telah dikerahkan di kedua kota tersebut. Mengingat status Khamenei sebagai pemimpin tertinggi dan tokoh yang sangat dihormati, diperkirakan ribuan hingga jutaan warga akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Tugas memilih pengganti Khamenei kini jatuh kepada Dewan Ahli Iran, sebuah lembaga yang terdiri dari 88 ulama. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai siapa yang akan diusulkan atau dipilih untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Kabar meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei telah menjadi sorotan dunia internasional, dengan berbagai negara dan organisasi internasional yang mulai merespons peristiwa penting ini. Perkembangan selanjutnya terkait proses pemakaman dan penunjukan pengganti akan terus dipantau secara ketat oleh seluruh dunia.
***CNN
