Persahabatan Penuh Nostalgia: Persija Glory Taklukkan Persma 1960 All Star 4-3

by -258 Views

Manado, FAJARMANADO.CO.ID

– Laga persahabatan antara Persma 1960 All Star dan Persija Glory di Lapangan KONI Sario, Manado, pada Rabu (12/11/2025) menjadi tontonan menarik yang membangkitkan kenangan indah. Pertandingan berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Persija Glory, namun lebih dari itu, laga ini adalah perayaan sepak bola dan persahabatan.

Ribuan penonton memadati tribun untuk menyaksikan para legenda sepak bola nasional dan daerah beraksi. Persija Glory tampil dominan di awal pertandingan, dengan Perry Sandria mencetak dua gol cepat berkat kerjasama yang solid dengan Firman Utina. Gol pertama lahir dari umpan matang Firman yang diselesaikan dengan sontekan manis Perry. Gol kedua tercipta di menit ke-10 melalui umpan panjang yang membelah pertahanan Persma, mengubah skor menjadi 2-0.

Baca juga:   "Stop Pembangunan Perum Tesalonika! Dugaan Pelanggaran UU Perumahan oleh Prapti & PT Reksindo, Warga Minta Pemerintah Provinsi Turun Tangan!"

Persma 1960 All Star tidak tinggal diam. Frangky Rais (no. 45) berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 dengan aksi solo run yang memukau di penghujung babak pertama.

Di babak kedua, Budiman Yunus (no. 2) memperlebar keunggulan Persija menjadi 3-1 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Perry Sandria kemudian mencetak hattrick melalui titik penalti, membawa Persija unggul jauh 4-1.

Namun, semangat juang Persma All Star tidak padam. Arifin Adrian (no. 9) mencetak gol di menit ke-53, memanfaatkan bola muntah, memperkecil skor menjadi 4-2. Herry Rosit (no. 27) menambah gol cepat di menit ke-57, mengubah skor menjadi 4-3 setelah menyambar bola liar di depan gawang.

Baca juga:  INOVASI PRODUK VALENTINE DI COOL SUPERMARKET SERBU PELANGGAN, BESOK DIPREDIKSI LEBIH RAMAI

Jual beli serangan terus terjadi, namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-3 untuk keunggulan Persija Glory tetap bertahan.

Laga ini bukan hanya tentang skor akhir, tetapi juga tentang silaturahmi dan nostalgia antara para pemain legendaris Persma 1960 dan Persija. Suasana akrab dan sportivitas menjadi pesan utama pertandingan, sekaligus simbol kebangkitan semangat sepak bola Sulawesi Utara.